Oleh: yan imaka | April 15, 2008

Jangan Gampang Menyerah


Mazmur 3:2-9
Banyak orang yang berkata tentang aku: “Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah.” Sela. Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela. Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku! Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang yang siap mengepung aku. Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku! Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang fasik. Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu! Sela. Baca Lanjutannya…
Kehidupan Kristen setiap kita harus seperti yang Tuhan Yesus rindukan, jika tidak maka kita tidak akan dapat menjadi kesaksian yang baik bagi orang lain.

Seharusnya orang-orang yang melihat kita langsung kagum melihat Yesus di dalam hidup kita. Kenapa orang-orang lambat kagum? Karena kita belum sungguh-sungguh hidup sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus rindukan. Baca Lanjutannya…

Ini adalah kotbah Tuhan Yesus yang dikenal sebagai Kotbah di bukit. Tuhan menyatakan “Kamu adalah garam dunia” (ay 13) dan “Kamu adalah terang dunia” (ay 14). Pernyataan ini jelas menyatakan bahwa Tuhan tidak akan menjadikan mmurid-muridNya sebagai garam dan terang dunia tetapi mereka sudah menjadi garam dan terang dunia dan selayaknya mereka memiliki pola kehidupan sebagai garam dan terang dunia. Baca Lanjutannya…

Rasul Yohanes menulis surat kepada jemaat dan menyatakan akan status kita “disebut anak-anak Allah dan memang kita adalah anak-anak Allah” (ay 1) karena “besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita” (ay 1).  Bukan anak angkat yang diangkat dari orangtua yang berbeda tetapi benar-benar anak dan dinyatakan anak, “sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia…. karena ia lahir dari Allah”. (ay 9) Baca Lanjutannya…

Nabi Yehezkiel mendapat pernyataan Tuhan bahwa Tuhan akan me kan dan diberi tempat, “Aku akan menghimpunkan kamu …. dan mengumpulkan kamu…. Aku akan memberikan kamu tanah Israel” (ay 17) dan janjiNya “Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru dalam batin mereka” (ay 19). Baca Lanjutannya…

Injil Yohanes menyatakan kenyataan yang terjadi dan yang akan terjadi sehubungan dengan kelahiran Tuhan Yesus. Injil Yohanes menyatakan “Firman itu telah menjadi manusia” (ay 14), “Ia telah ada di dalam dunia” (ay 10) tetapi yang menyedihkan sebagai kenyataan penggenapan Firman “dunia tidak mengenalNya” (ay 10) dan “orang-orang kepunyaanNya itu tidak menerimaNya” (ay 11). Dari sebab itu Ia di salibkannya, “sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak akan menyalibkan Tuhan yang mulia” (1 Kor 2:8) Baca Lanjutannya…

Ini adalah doa Tuhan Yesus Kristus mendekati akhir pelayananNya di bumi sebelum Ia ditangkap dan disalibkan oleh manusia yang adalah milikNya. Tuhan Yesus berdoa dan dibagian ini Tuhan berdoa khusus untuk murid-muridNya, “Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia” (ay 9). “Mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar….dan mereka percaya” (ay 8). “sebab mereka adalah milikMu …… dan milikMu adalah milikKu” (ay 10). Baca Lanjutannya…

Oleh: yan imaka | April 14, 2008

Kasih Dan Keadilan Allah

Kebenaran prinsip Allah tidak dapat membiarkan seseorang seperti dia, yang secara sepenuhnya menaati hukum-hukumnya, untuk seterusnya dikuasai dosa dan maut. Rasul Petrus menjelaskan kepada kita,

“Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.” (Kisah Para Rasul 2:24) Baca Lanjutannya…

Oleh: yan imaka | April 14, 2008

Mengapa Allah Membangkitkan Yesus

Pelajaran-pelajaran lalu telah menunjukkan hasil kerja Yesus sebagai kurban dosa (Ibrani 9:26). Pelajaran 4 menjelaskan bagaimana Adam membawa dosa dan kematian kapada umat manusia, melalui ketidakpatuhannya akan perintah-perintah Allah. Sebaliknya, Yesus mengikuti semua perintah Allah, dan menjalani kehidupan yang sempurna. Pelajaran 6 telah membahas ini. Baca Lanjutannya…

Oleh: yan imaka | April 14, 2008

Kebangkitan – Pemenuhan Janji-Janji Allah

Seperti yang ditekankan di Pelajaran 5, Abraham dan Daud mengharapkan untuk dibangkitkan dari kematian untuk menerima janji-janji Allah. Mereka tidak sendiri dalam pengharapan ini.

Ayub berkata, “Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu. Juga sesudah kulit tubuhku sangat rusak, tanpa dagingkupun aku akan melihat Allah” (Ayub 19:25-26). Dalam terjemahan bahasa Inggris Authorised Version, ayat ini diterjemahkan dengan lebih benar: “I know that my redeemer liveth, and that he shall stand at the latter day upon the earth: and though after my skin worms destroy this body, yet in my flesh shall I see God”. Maka kalimat terakhir seharusnya diterjemahkan “dalam dagingkupun aku akan melihat Allah”. Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Tulisan Sebelumnya »

Kategori